KEGIATAN

Parpol Nonparlemen Gelar FGD dengan Pakar Hukum Bahas RUU Pemilu

Sejumlah partai politik (parpol) non-parlemen menggelar focus group discussion (FGD) dengan sejumlah pakar hukum untuk membahas soal revisi Undang-Undang Pemilu. Salah satunya membahas ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Dalam sambutan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) menegaskan bahwa ambang batas berpotensi membuang jutaan suara rakyat, mempersempit representasi politik,

Selengkapnya »

Jeritan Perempuan Papua Korban Konflik

Pengungsi perempuan Papua, Yokbeth Felle dari Aneta Papua, mengeluhkan adanya kelelahan batin yang mendalam akibat konflik bersenjata yang tak usai di tanah Papua sebagaimana dikutip “Kenapa Tuhan menciptakan kami perempuan Papua yang melahirkan untuk dibunuh oleh korban Indonesia? Lebih baik Tuhan menutup dengan ini supaya kami tidak beranak”. Yokbeth Felle

Selengkapnya »

Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Politik Nasional

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai menyatakan penyelesaian konflik Papua membutuhkan keputusan politik tingkat nasional dan pendekatan menyeluruh yang melibatkan berbagai komponen bangsa. Diketahui sepanjang 2025, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia mencatat 97 peristiwa kekerasan dan konflik bersenjata di Papua, serta 26 kasus hingga April 2026. Tindakan kekerasan yang

Selengkapnya »

Demokrasi dan Dinasti Politik

Paradoks demokrasi adalah sistem yang lahir untuk menghindari tirani justru sering melahirkan dinasti politik. Kekuasaan memiliki naluri untuk mempertahankan diri dengan cara diwariskan kepada keluarga. Demokrasi yang seharusnya menjadi arena pertarungan ide berubah menjadi silsilah keluarga. Sehingga timbul pertanyaan apakah kemenangan diraih karena gagasan atau sekedar nama belakang yang melekat

Selengkapnya »

KPPOD Dorong Anggaran Pilkada Ditanggung Penuh oleh APBN

Analis Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Eduardo Edwin Ramba mendorong agar operasional pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) dibiayai sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Eduardo menjelaskan bahwa aturan penggunaan APBD untuk Pilkada menyulitkan fleksibilitas anggaran, terutama saat terjadi kondisi darurat seperti pandemi Covid-19 tahun 2020. Meskipun pemerintah

Selengkapnya »

PSI Jelaskan Hubungan dengan JK usai Ade Armando Mundur dari Partai

Merespon pernyataan Husain Abdullah, Ketua DPP PSI Bestari Barus, berharap pengunduran diri Ade Armando merupakan pelajaran bagi semua pihak. Bestari mengatakan ada hubungan baik antara PSI dan Jusuf Kalla (JK). Bestari menyebut PSI tidak lagi dalam posisi menjelaskan apa yang menjadi tanggung jawab perorangan. Hubungan PSI dan Pak JK pun

Selengkapnya »

“Sandyakala” Partai Politik?

Partai politik yang dulu dianggap sebagai simbol reformasi kini lebih banyak bernuansa personalized party yang mengokohkan sentralisme ketokohan sebagai residunya dan lebih berfungsi sebagai “perusahaan pemenangan elektoral”. Alih-alih menjadi wadah aspirasi, partai justru menjelma layaknya “firma politik” yang mementingkan kepentingan elite. Pengelolaan partai politik di Indonesia yang sangat terpusat memperkuat

Selengkapnya »

Mendagri Alokasikan Rp 1 Triliun untuk “Carrot” Daerah Berprestasi

Kemendagri mengalokasikan anggaran Rp 1 triliun sebagai insentif fiskal bagi daerah berprestasi. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah pusat untuk memberikan apresiasi nyata bagi pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik. Tito Karnavian, Mendagri, dalam sambutannya di ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 menyebut pola pembinaan daerah dengan istilah stick and carrot.

Selengkapnya »

Anggota Bawaslu usul RUU Pemilu atur “blacklist” Pelaku Politik Uang

Anggota Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda, mengusulkan agar revisi UU Pemilu mempertegas sanksi politik uang, termasuk dengan memasukkan pelaku ke daftar larangan (blacklist). “Yang sudah pernah terbukti melakukan politik uang, dia minimal satu periode pemilu berikutnya tidak boleh ikut, termasuk pilkada,” kata dia dalam diskusi publik di Kantor Bawaslu RI,

Selengkapnya »

Apa Potensi Ancaman yang Muncul jika RUU Pemilu Tak Kunjung Dibahas?

RUU Pemilu telah diputuskan DPR bersama pemerintah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025, namun tidak ada pembahasan RUU tersebut sepanjang 2025. Akhirnya diputuskan masuk dalam Prolegnas 2026, namun hingga saat ini DPR belum juga menuntaskan naskah akademik dan draf RUU Pemilu. Padahal tahapan seleksi anggota KPU dan Bawaslu periode

Selengkapnya »
Search