KEGIATAN

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak cukup hanya dengan pemadaman api. Kehadiran Presiden di beberapa titik karhutla harus menjadi momentum untuk membenahi sistem permanen, bukan sekadar simbol kepemimpinan saat api membesar. Pencegahan, pengawasan, dan penegakan hukum yang tegas menjadi kunci agar karhutla tidak terus berulang setiap tahun. Data menunjukkan

Selengkapnya »

MPR: Keterwakilan politik perempuan harus jadi isu kebangsaan

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menekankan bahwa keterwakilan politik perempuan harus menjadi isu kebangsaan, bukan sekadar pelengkap administratif. Ia menyebut revisi UU Pemilu sebagai pintu masuk untuk memperkuat representasi perempuan di politik. Menurutnya, keterlibatan perempuan penting untuk menghasilkan kebijakan publik yang lebih aspiratif, partisipatif, dan berkeadilan. Selain itu, ia

Selengkapnya »

PPP Soroti Usulan Ambang Batas Parlemen 7%: Itu Politik Menang Sendiri

Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, menyoroti wacana kenaikan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam revisi UU Pemilu. Ia menegaskan bahwa demokrasi harus dibangun bersama, bukan dimonopoli oleh satu pihak. Menurutnya, usulan menaikkan ambang batas hingga 6–7% merupakan bentuk “politik menang sendiri” yang berpotensi mengurangi esensi demokrasi. Ia menekankan bahwa sistem

Selengkapnya »

Ketika Meme Menjadi Bahasa Politik Generasi Digital

Kini bahasa politik generasi Z dan milenial adalah meme. Meme berkembang dan dianggap efektif karena mampu menyederhanakan isu politik yang kompleks menjadi visual singkat yang mudah dipahami, serta menghadirkan humor yang membuat diskusi politik terasa lebih ringan. Dengan cara ini, orang yang biasanya tidak tertarik membaca teks panjang tetap bisa

Selengkapnya »

Prabowo Diapit Jokowi-Gibran: Momen Akrab atau Sinyal Politik 2029?

Dalam perayaan HUT RI ke-81 di Istana Presiden, publik menyoroti momen ketika Presiden Prabowo Subianto duduk diapit oleh Joko Widodo dan Gibran Rakabuming Raka. Potret keakraban ini dianggap sebagai penyeimbang isu keretakan hubungan Prabowo-Jokowi yang sempat mencuat, terutama setelah Jokowi melakukan lawatan politik bersama PSI. Kehadiran Didit Prabowo di Solo

Selengkapnya »

Ketua Umum Partai ini Nasehati Prabowo: ‘Buang ‘Ranjau Politik’ yang Mempermalukanmu di Setiap Pidato’

Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) I Gede Pasek Suardika menilai Presiden Prabowo Subianto sebenarnya pemimpin yang memiliki niat baik. Namun, menurut dia, Prabowo saat ini dikelilingi berbagai “ranjau politik” yang berpotensi membuat sang presiden menjadi korban kepentingan orang-orang di sekitarnya. Menurut Pasek, terdapat pihak-pihak yang memasok data, fakta, maupun

Selengkapnya »

Pramono: Jakarta Tak Bisa Dibangun Sendiri, Butuh Dukungan Partai AHY

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam pembukaan pameran lukisan SBY Art Community 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), menegaskan pembangunan Jakarta tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah daerah. Menurut dia, Pemprov DKI membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk partai politik. Pramono menekankan, penyelesaian berbagai persoalan di Jakarta membutuhkan kerja sama

Selengkapnya »

Ini Komentar 8 Partai Soal APBN Rp4.097 T Rancangan Prabowo

APBN 2027 sebesar Rp4.097 triliun mendapat catatan dari delapan fraksi DPR. PDI-P menyoroti tema fiskal yang dinilai belum jelas indikator kesejahteraannya, sementara Golkar dan Gerindra mendukung target pertumbuhan 6% dengan penekanan pada investasi, hilirisasi, dan penciptaan lapangan kerja. NasDem menekankan kualitas pertumbuhan dengan syarat investasi padat karya, sedangkan PKS mengingatkan

Selengkapnya »

Akar Masalah Politik Uang dalam Organisasi Agama

Money politics tidak hanya soal moral, tetapi juga terkait budaya dan sistem politik yang berkembang. Uang menjadi penakar nilai jabatan, sehingga posisi kepemimpinan dalam organisasi agama pun diperebutkan dengan transaksi finansial. NU sebagai organisasi besar dengan basis massa signifikan memiliki daya tawar politik tinggi, sehingga rawan dijadikan komoditas kekuasaan. Fenomena

Selengkapnya »

Membincangkan Demokrasi Kita

Buku Agora Demokrasi karya Moh Ilham A Hamudy menyoroti paradoks demokrasi Indonesia yang masih terjebak antara semangat reformasi dan dominasi oligarki. Demokrasi berjalan dengan praktik pemilu dan kebebasan berekspresi, namun pelaksanaannya sering menimbulkan kontroversi dan pelanggaran prinsip demokratis, sehingga muncul istilah hybrid regime yang menggambarkan stagnasi transisi politik. Analisis dalam

Selengkapnya »
Search