KEGIATAN

SMA KTB Milik Polri Siapkan Kurikulum IB, Siswa WNA Menanti

SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) berpeluang menerima siswa Warga Negara Asing (WNA)—khususnya putra-putri diplomat atau atase kepolisian—pada SPMB tahun ajaran 2027/2028. Rencana internasionalisasi ini disampaikan oleh Ketua Dewan Pembina YPKBI Dirgayuza Setiawan dalam audiensi dengan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, dan akan disiapkan secara bertahap melalui penyesuaian regulasi, kelembagaan, serta

Selengkapnya »

BPJS Kesehatan Minta RS Cegah In-Hospital Delay Pasien Kritis

Dirut BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, meminta seluruh ekosistem kesehatan dan masyarakat untuk mempercepat penanganan pasien darurat, khususnya dalam kasus serangan jantung, guna mencegah in-hospital delay atau keterlambatan penanganan di fasilitas kesehatan. Langkah ini dinilai sangat krusial karena setiap detik sangat berharga untuk menyelamatkan nyawa, mengingat penyakit kardiovaskular masih menjadi salah

Selengkapnya »

Mendagri Dorong Pemda Terdampak Karhutla Segera Gunakan Bantuan Anggaran Penanganan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah di wilayah Sumatera dan Kalimantan untuk segera mempercepat penggunaan anggaran penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dorongan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Perkembangan Penanganan dan Penanggulangan Karhutla yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (16/9/2026). Pemerintah sendiri telah

Selengkapnya »

Deep Learning, Kelompok Mana yang Lambat, Enggan, dan Menolak?

Pembelajaran Mendalam (PM) merupakan sebuah inovasi transformasi cara belajar yang menghendaki perubahan signifikan, sehingga kecepatan adopsinya oleh para implementator tidak akan pernah seragam. Dengan menggunakan teori diffusion of innovations dari Everett M. Rogers sebagai lensa analitis, tingkat penerimaan ini dipengaruhi oleh persepsi terhadap manfaat, kesesuaian, kerumitan, kemudahan diuji, dan keterlihatan

Selengkapnya »

Banpres Karhutla Wujud Perhatian Presiden Prabowo untuk Masyarakat

Pemerintah menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto guna memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di berbagai daerah. Menurut Menteri Kehutanan Raja Antoni, langkah ini merupakan bentuk perhatian langsung dari kepala negara dalam menanggulangi darurat karhutla yang melanda sejumlah wilayah. Bantuan tambahan ini didistribusikan ke beberapa

Selengkapnya »

Klasifikasi Polusi Udara Akibat Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di berbagai daerah menimbulkan masalah polusi udara yang berdampak buruk bagi kesehatan. Guna membantu masyarakat memahami situasi dan menentukan sikap yang tepat, kualitas udara akibat polusi dan asap karhutla dapat dinilai melalui tiga cara utama berdasarkan klasifikasi tertentu. Cara pertama dan kedua

Selengkapnya »

Guru untuk Indonesia: Momentum Menata Ulang Tata Kelola Guru Nasional

Kesepahaman antara pemerintah dan DPR pada 18 Agustus 2026 untuk mengubah status kepegawaian guru menjadi pegawai pemerintah pusat merupakan momentum penting untuk merestrukturisasi tata kelola guru nasional. Selama ini, desentralisasi pendidikan menyisakan paradoks berupa ketimpangan sebaran guru, di mana kekurangan dan kelebihan tenaga pengajar terjadi secara bersamaan akibat batasan administratif

Selengkapnya »

OECD Ungkap Kemampuan Membaca Anak Sekarang Mengkhawatirkan

Hasil PISA 2025 yang diumumkan oleh OECD menunjukkan penurunan tajam sebesar 28 poin pada kemampuan membaca anak berusia 15 tahun secara global. Penurunan ini dinilai mengkhawatirkan karena keterampilan membaca sangat esensial untuk mendukung pembelajaran di seluruh kurikulum serta membantu generasi muda mengevaluasi dan menafsirkan informasi di era digital. Menurut Direktur

Selengkapnya »

Studi Ungkap Penanganan Stroke di Indonesia Bisa Tertunda hingga 455 Menit, Rujukan Berlapis Jadi Tantangan

Berdasarkan laporan ASEAN Stroke Response Insights yang dipaparkan dalam Hospital Management Asia (HMA) 2026, penanganan stroke di Indonesia sering kali mengalami keterlambatan berlapis hingga mencapai 455 menit akibat proses rujukan antarrumah sakit dan identifikasi gejala yang lambat. Meskipun Kementerian Kesehatan terus memperluas kapasitas layanan—seperti trombolisis dan trombektomi—aksesnya masih belum merata

Selengkapnya »
Search