KEGIATAN

Berkali Dihantam Gelombang Demo Besar, Apa Dampaknya ke Ekonomi RI?

Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution Ronny P Sasmita mengatakan demo besar-besaran yang berujung ricuh ini berpotensi menimbulkan gangguan terhadap geliat pertumbuhan ekonomi nasional, yang tengah menunjukkan tanda-tanda positif. Potensi dampaknya tidak bisa dianggap sepele. Sebab, perekonomian yang berhasil tumbuh 5,12 persen pada kuartal II-2025 bisa kembali melambat.

Selengkapnya »

IHSG Terancam Turun Lagi Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Selasa (2/9). Founder WH-Project William Hartanto memperkirakan indeks saham masih dalam tren pelemahan setelah pola double top terkonfirmasi dengan jebolnya level 7.800. Level tersebut, kini berubah menjadi area resistance yang berpotensi diuji kembali dalam beberapa hari ke depan, meski tekanan jual

Selengkapnya »

Limbah Sawit Berpotensi Jadi Material Karbon Ramah Lingkungan

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan, superkapasitor menjadi salah satu teknologi kunci dalam mendukung kemandirian energi nasional. Kepala Pusat Riset Elektronika (PRE) BRIN, Yusuf Nur Wijayanto, mengatakan pemanfaatan limbah biomassa kelapa sawit, khususnya tandan kosong kelapa sawit (TKKS), memiliki potensi besar sebagai material karbon ramah lingkungan untuk perangkat superkapasitor. Yusuf

Selengkapnya »

NasDem, PAN dan Golkar Nonaktifkan Kader di DPR Imbas Polemik Tunjangan Anggota

Tiga partai politik (parpol) koalisi pemerintah, yakni Golkar, Nasional Demokrat (NasDem), dan Partai Amanat Nasional (PAN) mencabut keanggotaan para kader dari jabatannya sebagai anggota Dewan Permusyawaratan Rakyat (DPR). Pencabutan ini dilakukan buntut dari pernyataan dan tindakan kontroversial terkait gaji serta tunjangan anggota parlemen yang dinilai mencederai perasaan rakyat. Kontroversi tersebut

Selengkapnya »

Picu Gelombang Demonstrasi, Kenapa Sejumlah Anggota DPR Bersikap Sembrono?

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini menilai, Indonesia saat ini sedang menghadapi krisis kepercayaan yang serius. Menurutnya, DPR dan pemerintah semakin dianggap jauh dari aspirasi masyarakat, sedangkan publik makin frustrasi melihat perilaku elite politik yang tidak peka terhadap kesulitan sosial-ekonomi. Titi mengatakan, fenomena yang terjadi di

Selengkapnya »

Media Asing Soroti Demo 28 Agustus di DPR, Singgung Ketidakpuasan Publik

Media asing menyoroti aksi demonstrasi yang terjadi di Jakarta pada Kamis (28/8/2025) kemarin. Kondisi ini dipicu oleh meningkatnya kemarahan publik atas tunjangan besar bagi anggota DPR. Salah satu media asing, Bloomberg melaporkan ribuan demonstran melempar batu dan menyalakan petasan dalam aksi protes besar kedua pekan ini di Jakarta. Aksi tersebut dinilai

Selengkapnya »

RI Hadapi 5 Sengketa Dagang dengan Uni Eropa di WTO

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan Indonesia menghadapi 5 sengketa dagang melawan Uni Eropa di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).Namun, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono menilai sengketa itu tidak akan mengganggu timeline Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Djatmiko menyebut kasus sengketa pertama antara Indonesia dan Uni Eropa

Selengkapnya »

Mendagri Tegaskan Stabilitas Harga Pangan Jadi Prioritas Utama Pemerintah

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan. Hal itu sejalan dengan keinginan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat agar isu pangan menjadi perhatian utama pemerintah. Menurut Tito, Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap ketahanan pangan. Dalam berbagai kesempatan,

Selengkapnya »

Mengapa Penyakit Campak Bisa Sebabkan Kematian pada Anak

Kasus campak terus meluas di Indonesia. Sepanjang tahun 2025 sudah terdapat 18 kasus kematian akibat penyakit ini yang dilaporkan ke Kementerian Kesehatan.  Sebanyak 17 kasus berasal dari Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dan satu kasus di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Dijelaskan oleh dokter spesialis anak Ria Yoanita, campak memang penyakit

Selengkapnya »
Search