Lonjakan Inflasi AS Picu Pelemahan Rupiah

Nilai tukar rupiah pada Kamis (12/5) sore terpantau melemah 44 poin atau 0,3%ke posisi Rp 14.598 terhadap dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya. Ini disebabkan sentimen negatif global yang berasal dari lonjakan inflasi Amerika Serikat yang mencapai 8,3%, di atas konsensus analis 8,1 %.

Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Edi Susianto mengatakan, sentimen penguatan dolar AS masih akan berlanjut. Hal ini tercermin pada indeks dolar (DXY) di atas 104. Hal ini didorong oleh kekhawatiran terhadap angka inflasi di AS yang masih tinggi. Angka inflasi AS terkini April 2022 mencapai 8,3%, lebih tinggi dari ekspektasi 8,1%, kata dia kepada Investor Daily, Kamis (12/5).