Utang Luar Negeri Indonesia: Siapa Kreditur Terbesar RI?

Posisi ULN Indonesia berdasarkan kreditur mencapai 207,097 miliar dollar AS per April 2026 atau setara sekitar Rp3.687,24 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan April 2025 yang sebesar 205,988 miliar dollar AS. Singapura menempati posisi teratas dengan nilai pinjaman sebesar 52,184 miliar dollar AS atau sekitar Rp 929,93 triliun per April 2026 dengan asumsi kurs Rp17.803 per dollar AS. Nilai itu jauh lebih besar dibandingkan kreditur utama lainnya seperti Amerika Serikat, China, Jepang, dan Hong Kong.

Besarnya porsi Singapura tidak terlepas dari posisinya sebagai pusat keuangan regional. Banyak perusahaan multinasional dan lembaga keuangan yang berkantor di negara tersebut sehingga aliran pembiayaan ke Indonesia tercatat berasal dari Singapura. Jika dibandingkan dengan total ULN Indonesia menurut kreditur yang mencapai 207,097 miliar dollar AS, maka porsi Singapura mencapai sekitar seperempat dari keseluruhan ULN Indonesia.

Di bawah Singapura, Amerika Serikat (AS) menjadi kreditur terbesar kedua Indonesia. Posisi utang luar negeri Indonesia yang berasal dari Negeri Paman Sam tercatat sebesar 27,989 miliar dollar AS atau sekitar Rp 498,34 triliun pada April 2026. Nilai tersebut naik dibandingkan posisi pada April 2025 yang sebesar 27,614 miliar dollar AS.

Search