Uji B50 di Sektor Tambang Tunjukkan Hasil Positif, Siap Diperluas Nasional

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan hasil positif dari uji coba penggunaan biodiesel B50 pada alat berat sektor pertambangan. Pengujian menunjukkan kinerja mesin tetap stabil tanpa gangguan signifikan, bahkan setelah lebih dari 900 jam operasional. Hal ini menjadi indikasi awal bahwa B50 layak digunakan untuk mendukung aktivitas industri berat.

Uji coba dilakukan secara komprehensif, mencakup kualitas bahan bakar, performa mesin, ketahanan operasional, hingga stabilitas penyimpanan. Hasilnya menunjukkan bahwa B50 memenuhi standar teknis yang dibutuhkan, meskipun terdapat sedikit peningkatan konsumsi bahan bakar sekitar 1–3 persen dibandingkan B40. Namun, peningkatan ini masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu produktivitas alat berat di lapangan.

Pengembangan B50 merupakan kelanjutan dari program biodiesel nasional setelah implementasi B40, dengan tujuan meningkatkan kemandirian energi, mengurangi impor BBM, serta menekan emisi gas rumah kaca. Pemerintah berencana melanjutkan pengujian di berbagai sektor lain seperti transportasi, pembangkit listrik, dan pertanian sebagai langkah menuju implementasi nasional yang lebih luas.

Search