Trump mengatakan kepada CNN bahwa militer AS sedang “menghancurkan Iran” namun “gelombang besar” serangan belum terjadi. Trump memperkirakan konflik hanya akan berlangsung sekitar empat minggu dan menilai penggunaan militer AS sangat kuat.
Trump mengungkapkan keterkejutannya atas serangan Iran terhadap negara‑negara Arab seperti Bahrain, Yordania, Kuwait, Qatar, dan UEA yang bertujuan memancing kemarahan AS, serta menekankan ancaman nuklir Iran sebagai faktor utama yang menghambat perdamaian di kawasan. Mengenai suksesi di Iran, Trump menyatakan AS tidak mengetahui siapa yang akan menggantikan Ayatollah Khamenei, mengingat banyak pemimpin Iran tewas dalam serangan AS, dan menuturkan bahwa negosiasi gagal karena Iran menolak menghentikan pengayaan uranium.
