Direktorat Bea dan Cukai meningkatkan pengawasan dengan menata ulang dua unit teknisnya, yakni Balai Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC) dan Pangkalan Sarana Operasi (PSO). Penataan ini dilakukan untuk menjawab tantangan pengawasan yang semakin dinamis, seperti meningkatnya modus pelanggaran dan kompleksitas lalu lintas barang.
Penataan pada BLBC meliputi peningkatan kelas laboratorium di Medan dan Surabaya serta penambahan satuan pelayanan baru. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan mutu pengujian barang sehingga keputusan pengawasan dapat didasarkan pada data ilmiah yang kuat. Sementara itu, penataan pada PSO mencakup perubahan lokasi dan wilayah operasi untuk menyesuaikan dengan pergeseran kawasan rawan penyelundupan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kecepatan respons patroli laut dan memperkuat peran Bea Cukai sebagai pelindung masyarakat di perairan Indonesia.
