Produsen Utama Pangkas Produksi, Harga Minyak Tembus US$ 100 per Barel

Harga minyak mentah melonjak di atas US$ 100 per barel; WTI mencapai US$ 108,15 dan Brent US$ 107,70, menjadi kenaikan terbesar sejak 1983, terakhir terjadi setelah Rusia menyerang Ukraina pada 2022. Produsen utama OPEC, termasuk Kuwait, Irak, dan UEA, mengumumkan pemotongan produksi karena ancaman Iran dan penutupan Selat Hormuz; produksi tiga ladang utama di selatan Irak turun 70 % menjadi 1,3 juta barel per hari, sementara Kuwait tidak merinci besaran pemotongan. Penutupan Selat Hormuz menyebabkan penumpukan minyak tanpa ruang penyimpanan, menghambat sekitar 20 % ekspor dunia, dan pejabat AS menyatakan bahwa lalu lintas kapal akan kembali normal dalam beberapa minggu setelah kemampuan ancaman Iran berkurang.

Search