Sebelum ke RDF, Tata Kelola Sampah Mesti Diintensifkan dari Hulu

Seiring dengan dimulainya uji coba Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan di Jakarta Utara sejak awal tahun ini, polemik terkait operasionalnya pun bermunculan. Paling anyar, warga sekitar melaporkan adanya bau tak sedap yang ditimbulkan RDF Plant Rorotan.Ratusan warga Perumahan Jakarta Garden City (JGC), Jakarta Timur, bahkan memilih mengungsi usai puluhan anak mengalami gangguan kesehatan yang diduga dipicu polusi udara dari uji coba operasional pabrik pengolahan sampah itu.

Padahal, teknologi ini dibangun untuk mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang sekaligus mendorong sistem pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dengan klaim itu, RDF Plant Rorotan semestinya menjadi solusi, alih-alih memunculkan masalah-masalah baru. Apalagi, megaproyek pengelolaan sampah ini menghabiskan dana yang tak tanggung-tanggung, yaitu Rp1,28 triliun, yang bersumber dari APBD DKI Jakarta 2024.

Menurut Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, hasil penelusuran sementara menunjukkan bahwa sumber bau tak sedap yang sempat dikeluhkan warga kemungkinan besar bukan berasal dari proses pengolahan di dalam RDF Plant. Alih-alih, bau tersebut diduga timbul dari armada pengangkut sampah yang masih menggunakan konvektor lama.

Search