Satgas PRR Minta K/L dan Pemda Tancap Gas Pemulihan Permanen

Menteri Dalam Negeri yang juga Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian meminta kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk segera menggunakan dana pemulihan pascabencana dan transfer ke daerah (TKD).

Tito mengatakan proses pemulihan permanen pada wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terus dipacu. Menurutnya berbagai layanan dasar kembali berfungsi dan kondisi darurat telah terlewati dan layanan dasar mulai berfungsi kembali.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi sebesar Rp100,1 triliun untuk periode 2026–2028, dengan alokasi Rp38,9 triliun pada 2026, Rp32,9 triliun pada 2027, dan sisanya pada 2028. Program ini melibatkan 33 kementerian/lembaga, dengan lima di antaranya sudah menerima pagu anggaran, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum, Perhubungan, Sosial, Kesehatan, dan BPS. Tito berharap percepatan pencairan anggaran dari Kementerian Keuangan dapat segera dilakukan agar program berjalan lebih optimal.

Selain itu, pemerintah pusat telah menyalurkan tambahan TKD sebesar Rp10,6 triliun sejak Mei 2026, terdiri dari Rp1,6 triliun untuk Aceh, Rp6,3 triliun untuk Sumatera Utara, dan Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat. Tito menekankan bahwa percepatan ini penting agar masyarakat terdampak segera merasakan manfaat nyata dari program rehabilitasi dan rekonstruksi.

Search