Nilai tukar rupiah kembali dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (11/6/2026). Merujuk data Refinitiv, nilai tukar rupiah mengawali perdagangan pagi ini dengan penguatan sebesar 0,14% atau terapresiasi ke level Rp17.925/US$.
Penguatan ini melanjutkan kinerja positif rupiah pada perdagangan sebelumnya. Pada Rabu (10/6/2026), mata uang Garuda ditutup menguat 0,55% ke posisi Rp17.950/US$. Posisi tersebut sekaligus membuat rupiah berhasil keluar dari level psikologis Rp18.000/US$.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,05% ke level 99,896. Pelemahan dolar AS di pasar global memberi angin segar bagi pergerakan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
