Rosan: Investasi Rp498,7 T Masuk RI, Serap 700 Ribu Tenaga Kerja Baru

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani melaporkan realisasi investasi Indonesia pada kuartal I-2026 mencapai Rp498,79 triliun, melampaui target pemerintah sebesar Rp497 triliun atau 100,36 persen. Capaian ini juga tumbuh 7,22 persen secara tahunan (year-on-year), menunjukkan tren positif dalam iklim investasi nasional. Selain itu, investasi tersebut berhasil menyerap lebih dari 706 ribu tenaga kerja, meningkat hampir 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Komposisi investasi antara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) relatif seimbang, dengan PMDN sekitar 49,89 persen dan PMA mencapai Rp249,94 triliun. Dari sisi wilayah, investasi juga tersebar cukup merata antara Pulau Jawa dan luar Jawa, dengan kontribusi luar Jawa sedikit lebih tinggi. Lima daerah dengan realisasi investasi terbesar adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Dari sisi sumber negara, investasi asing didominasi oleh Singapura, Hong Kong, China, Amerika Serikat, dan Jepang. Sektor industri logam dasar dan barang logam menjadi penyumbang terbesar, diikuti sektor jasa, pertambangan, perumahan, serta transportasi dan telekomunikasi. Pemerintah menilai capaian ini sebagai sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi, dan laporan lebih rinci akan segera disampaikan kepada publik.

Search