Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mulai melakukan intervensi bertahap di pasar obligasi untuk meredam tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Langkah tersebut dilakukan melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) secara rutin guna menjaga stabilitas pasar keuangan dan menarik kembali minat investor asing. Ia mengungkapkan, pemerintah menyiapkan dana sekitar Rp 2 triliun per hari untuk masuk ke pasar obligasi. Dana tersebut berasal dari pengelolaan kas pemerintah yang dinilai masih cukup longgar sehingga dapat diputar tanpa mengganggu kebutuhan anggaran negara.
