Purbaya Beberkan Peta Jalan Ekonomi RI Menuju Target 8 Persen pada 2029

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mematok pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen pada 2027 sebagai pijakan menuju target pertumbuhan 8 persen pada 2029. Menurut Purbaya, pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi tidak dapat dicapai hanya dengan mengandalkan belanja negara. Karena itu, pemerintah menyiapkan strategi yang mengombinasikan kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan peran Danantara untuk menggerakkan investasi dan sektor riil.

Dalam desain tersebut, APBN tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pembiayaan pembangunan, tetapi juga menjadi katalis yang menarik partisipasi swasta. Untuk menopang target pertumbuhan ekonomi, pemerintah memperkirakan investasi harus tumbuh pada kisaran 6,5 persen hingga 7,5 persen pada 2027. Di sisi fiskal, pendapatan negara ditargetkan mencapai 11,82 persen hingga 12,4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), dengan tax ratio sebesar 10,02 persen hingga 10,5 persen PDB. Sementara itu, belanja negara diproyeksikan berada pada kisaran 13,62 persen hingga 14,8 persen PDB, dengan defisit anggaran dijaga pada rentang 1,8 persen hingga 2,4 persen PDB.

Belanja negara akan difokuskan pada delapan klaster program prioritas nasional. Selain itu, pemerintah akan memperbaiki efektivitas perlindungan sosial. Penyaluran bantuan sosial dan subsidi secara bertahap akan diarahkan berbasis penerima manfaat langsung dengan memanfaatkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Search