Pupuk Indonesia Sukses Ekspor 47.250 Ton Pupuk Urea ke Australia

PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil mengekspor 47.250 ton pupuk urea ke Australia, ditandai dengan tibanya kapal MV Medi Luna di Pelabuhan Brisbane, Queensland. Ekspor ini menjadi bagian dari kerja sama Indonesia-Australia melalui skema Government-to-Government (G-to-G), sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemasok pupuk yang andal di kawasan Indo-Pasifik.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa keberhasilan ekspor ini menunjukkan hasil transformasi Pupuk Indonesia dalam meningkatkan daya saing, efisiensi operasional, dan kapasitas produksi. Dengan kapasitas produksi pupuk mencapai 14,8 juta ton per tahun dan target produksi urea 7,8 juta ton pada 2026, perusahaan dinilai mampu menjaga kebutuhan domestik sekaligus memperluas pasar ekspor.

Ekspor urea ke Australia juga merupakan tindak lanjut kesepakatan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dalam memperkuat kerja sama pangan dan pertanian. Sepanjang 2026, Pupuk Indonesia menargetkan realisasi ekspor urea ke Australia secara bertahap hingga 250.000 ton, sehingga mempertegas peran Indonesia dalam menjaga stabilitas pasokan pupuk dan ketahanan pangan kawasan.

Search