Wakil Ketua Umum PSI, Andy Budiman, meminta PDIP menjelaskan lebih rinci apa yang dimaksud dengan “partai penyeimbang” agar publik tidak bingung dengan istilah tersebut. Ia menekankan perlunya kejelasan mengenai siapa yang diseimbangkan dan bagaimana bentuk tindakan konkret yang akan dilakukan.
Andy menilai penjelasan itu penting agar rakyat memahami arah sikap politik PDIP secara jelas. Menurutnya, tanpa penjelasan yang konkret, istilah penyeimbang bisa menimbulkan kebingungan dan ketidakpastian di masyarakat. PSI menekankan bahwa transparansi sikap politik akan membantu menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.
Meski demikian, PSI tetap menghormati keputusan PDIP sebagai hak politik yang sah dalam sistem demokrasi. Andy menegaskan bahwa Megawati sebagai tokoh politik senior tentu memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan posisi partainya. Dengan demikian, PSI tidak menolak sikap PDIP, tetapi mendorong adanya kejelasan agar peran penyeimbang benar-benar bisa dipahami dan dijalankan secara nyata.
