PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatatkan jumlah produksi migas mencapai 935 ribu barel setara minyak per hari (mboepd). Angka ini turun 10,10% dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 1,04 juta barel setara minyak per hari. Secara rinci, jumlah produksi semester I 2026 terdiri atas dua unsur, yakni produksi minyak sebesar 459 ribu barel per hari (bph) dan produksi gas sebesar 2.756 juta kaki kubik per hari (mmscfd). Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi, Hermansyah Y Nasroen mengatakan catatan kinerja paruh pertama 2026 merupakan hasil komitmen seluruh pihak.
PHE menyelesaikan 278 sumur eksploitasi, 601 workover, dan 13.870 kegiatan well service, serta melakukan 9 sumur eksplorasi, survei seismik 2D sepanjang 189 km dan 3D seluas 2.848 km², yang menghasilkan 108 mmboe sumber daya kontingen (2C) dan penambahan cadangan terbukti (P1) sebesar 24,9 mmboe. Perusahaan berkomitmen mengoptimalkan aset hulu migas melalui percepatan program pengeboran, penerapan teknologi, serta peningkatan efisiensi operasi, sambil menegakkan prinsip ESG dan Zero Tolerance on Bribery dengan sistem manajemen anti‑penyuapan berstandar ISO 37001:2016.
