Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menghentikan ekspor bahan mentah dan mendorong hilirisasi industri dalam negeri. Dalam pernyataannya yang dilaporkan oleh CNN Indonesia, disebutkan bahwa pemerintah akan mempercepat pelaksanaan sekitar 40 proyek besar pada tahun 2026 sebagai bagian dari strategi meningkatkan nilai tambah sumber daya alam. Kebijakan ini bertujuan agar komoditas tidak lagi diekspor dalam bentuk mentah, melainkan diolah terlebih dahulu di dalam negeri sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar. Proyek-proyek tersebut mencakup berbagai sektor strategis yang diharapkan mampu mendorong industrialisasi dan memperkuat struktur ekonomi nasional.
