Prabowo Tanggung Kenaikan Avtur, Biaya Haji 2026 Dijaga Tetap Ringan

Pemerintah memastikan biaya haji 2026 tidak akan terdampak kenaikan harga avtur pesawat. Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar lonjakan biaya operasional penerbangan tidak dibebankan kepada jamaah haji demi menjaga keterjangkauan biaya ibadah.

Kenaikan harga avtur terjadi cukup signifikan akibat dinamika global, terutama situasi di kawasan Timur Tengah, yang berdampak langsung pada biaya penerbangan haji. Maskapai nasional Garuda Indonesia maupun maskapai Arab Saudi disebut mengalami peningkatan biaya operasional, bahkan tambahan beban yang dilaporkan mencapai sekitar 4.000 dolar AS per jamaah.

Pemerintah bersama otoritas penerbangan kini mencari solusi pembiayaan agar jamaah tidak menanggung kenaikan tersebut. Indonesia memperoleh kuota haji 2026 sebanyak 221.000 jamaah, terdiri dari 203.320 jamaah reguler dan 17.680 jamaah khusus. Kloter pertama dijadwalkan masuk asrama haji pada 21 April 2026 dan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026, dengan harapan jamaah dapat beribadah dengan tenang tanpa tambahan beban finansial.

Search