Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa berbagai program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), hilirisasi sumber daya alam, penguatan koperasi, dan ketahanan pangan nasional merupakan implementasi nyata dari konsep ekonomi Pancasila. Dalam amanat Hari Lahir Pancasila 2026, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan, tetapi juga melakukan transformasi ekonomi yang selaras dengan cita-cita para pendiri bangsa dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Menurut Prabowo, ekonomi Pancasila harus mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama kelompok yang paling membutuhkan. Oleh karena itu, pemerintah menjalankan berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat sekaligus memperbesar nilai tambah ekonomi nasional. Transformasi tersebut diwujudkan melalui kebijakan yang mendorong pemerataan manfaat pembangunan dan penguatan sektor-sektor strategis nasional.
Selain program MBG dan hilirisasi, pemerintah juga berupaya memperkuat ketahanan pangan, koperasi, ekonomi desa, pendidikan, dan kesehatan. Prabowo menegaskan bahwa perbaikan tata kelola ekonomi terus dilakukan agar kekayaan nasional dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan rakyat serta mencegah kebocoran sumber daya yang selama ini mengurangi manfaat ekonomi bagi Indonesia.
