Prabowo Instruksikan Percepatan Batam sebagai Gerbang Maritim dan Investasi Global

Realisasi investasi di Batam pada triwulan I 2026 melonjak 102,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini menjadi alasan Presiden RI, Prabowo Subianto untuk mempercepat transformasi Batam menjadi gerbang maritim dan investasi global. Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menjelaskan Presiden Prabowo menegaskan Batam harus menjadi model implementasi agenda pembangunan nasional melalui hilirisasi, industrialisasi, deregulasi, percepatan investasi, serta efisiensi logistik.

“Untuk mewujudkan target tersebut, Presiden mengarahkan percepatan modernisasi pelabuhan dan pembangunan Pelabuhan Internasional Batam yang akan terintegrasi dengan kawasan industri, manufaktur berteknologi tinggi, pusat data (data center), dan jaringan pelayaran internasional,” jelas Amsakar. Pemerintah meyakini pengembangan pelabuhan tersebut akan menekan biaya logistik, meningkatkan daya saing ekspor nasional, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai bagian penting dalam rantai pasok global.

Selain itu, berbagai reformasi yang dilakukan pemerintah termasuk penguatan regulasi melalui Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2025, telah mempercepat pelayanan investasi di Batam. Saat ini, BP Batam terus membenahi tata kelola pertanahan melalui digitalisasi Land Management System (LMS). Sistem tersebut diharapkan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta memberikan kepastian hukum dalam pelayanan lahan bagi investor.

Search