Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen, Kamis (22/1), mengatakan tidak mengetahui kesepakatan Presiden AS Donald Trump dan Sekjen NATO Mark Rutte soal Greenland, terkait kerangka perjanjian wilayah Denmark yang diminati AS. Dia menegaskan kembali bahwa tidak ada pihak lain selain Greenland dan Denmark yang dapat membuat kesepakatan atas nama mereka. Perdana menteri itu mengatakan bahwa perwakilan dari Greenland dan Denmark bertemu dengan Rutte beberapa hari yang lalu dan menegaskan kembali batasan: integritas nasional, perbatasan, dan aturan internasional. Nielsen mengkritik retorika AS mengenai masalah itu, menyebutnya “tidak dapat diterima.” Dia juga mencatat bahwa dia percaya Greenland dan AS dapat membangun kembali hubungan yang baik.
Rutte dan Trump bertemu pada Rabu di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos. Presiden AS itu kemudian mengumumkan bahwa kerangka kerja untuk kesepakatan potensial yang melibatkan Greenland dan wilayah Arktik yang lebih luas telah ditetapkan. Dia juga mencabut ancaman untuk mengenakan tarif pada negara-negara Eropa yang menentang tawaran akuisisinya.
