Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan apresiasi atas kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Paris dan menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat hubungan strategis menjadi kemitraan global yang lebih luas. Macron menilai Indonesia sebagai mitra penting Prancis di kawasan Indo-Pasifik, terutama di tengah dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks. Pertemuan tersebut juga menjadi momentum penguatan kerja sama bilateral di berbagai sektor strategis.
Di bidang pertahanan, Macron menyoroti kedatangan pesawat tempur Rafale pertama di Indonesia sebagai simbol eratnya hubungan strategis kedua negara. Selain itu, Prancis dan Indonesia juga berupaya memperkuat kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi, termasuk dorongan agar perjanjian kemitraan ekonomi Indonesia-Uni Eropa segera diberlakukan. Macron juga menyambut pembukaan pasar Indonesia untuk produk peternakan sapi perah dan sapi daging asal Prancis serta rencana investasi Danantara Indonesia.
Kerja sama kedua negara turut diperluas di sektor budaya, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan teknologi melalui Tahun Inovasi Prancis-Indonesia 2026. Dalam isu internasional, Macron dan Prabowo membahas konflik di Timur Tengah, Ukraina, hingga Laut China Selatan, serta menegaskan dukungan terhadap perdamaian dan stabilitas global. Macron juga memberikan penghormatan atas posisi Indonesia yang aktif mendorong perdamaian, termasuk dukungan terhadap pengakuan Palestina.
