PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga bahan bakar pesawat, Avtur, hingga 10% per 1 Juni, seiring dengan dinamika harga energi global yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Penurunan ini berlaku bandar udara seluruh Indonesia. Sepanjang Mei, harga energi global menunjukkan tren penurunan yang kemudian terefleksikan pada harga Avtur periode Juni. Penurunan harga Avtur didasarkan pada dinamika harga energi global yang menunjukkan tren penurunan selama bulan Mei. Penyesuaian dilakukan secara berkala setiap bulan dengan mengacu pada formula regulator (Kementerian ESDM) serta benchmark Mean of Platts Singapore (MOPS) Kerosene/Jet. Ketika harga internasional turun, mekanisme transparan yang diterapkan Pertamina Patra Niaga mengotomatisasi penurunan tarif guna mencerminkan kondisi pasar, menjaga keseimbangan komersial, keberlanjutan pasokan, dan keandalan layanan bagi pengguna jasa aviasi.
