PT Pertamina (Persero) memfokuskan penguatan mitigasi risiko di tengah dinamika geopolitik yang berkembang di kawasan Timur Tengah, imbas konflik Amerika Serikat (AS)-Iran. Perusahaan memastikan seluruh lini bisnis mulai dari penyediaan minyak mentah, hingga penyediaan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG domestik terus beroperasi secara optimal dan dalam kondisi terkendali.
Pertamina mengidentifikasi terdapat tiga unit bisnis yang bersinggungan langsung dengan dinamika di kawasan tersebut. Mulai dari PT Pertamina International Shipping (PIS) Non Captive terkait aktivitas pengangkutan energi global, Pertamina Internasional EP (PIEP) yang menjalankan operasi hulu di Basra, Irak, serta Pertamina Patra Niaga dalam pengadaan minyak mentah dan produk dari sumber di Kawasan Timur Tengah.
