Kepala BKPSDM Sragen, Kurniawan Sukowati, mengungkapkan bahwa jumlah ASN yang lolos seleksi tahun 2024 tahap 1 mencapai 547 orang, yang terdiri dari 69 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 468 orang Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK). Meskipun BKPSDM Sragen telah menerima surat resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), pihaknya belum mengumumkan isi surat tersebut kepada publik. Kurniawan menjelaskan bahwa mereka masih menunggu terbitnya instruksi presiden (Inpres) terkait penundaan pengangkatan ASN.
Menurut Kurniawan, secara umum isi surat BKN menerangkan bahwa pengangkatan CPPPK ditunda hingga 1 Maret 2026, sementara pengangkatan CPNS ditunda hingga 1 Oktober 2025. Penundaan ini berpotensi berdampak pada masa kerja dan status PPPK yang akan diterima oleh CPPPK. Kurniawan juga membeberkan bahwa sebagian besar CPPPK Pemkab Sragen adalah tenaga honorer yang telah mengabdi di lingkungan Pemkab Sragen, dengan beberapa di antaranya sudah mendekati masa pensiun.
Selain itu, Kurniawan menginformasikan bahwa terdapat lima CPNS yang telah resign dari tempat kerja mereka. Kurniawan menambahkan bahwa BKPSDM Sragen memberikan empati kepada mereka yang terdampak, terutama CPPPK. Ia mengimbau kepada para CPNS dan CPPPK agar bersabar dan menaati ketentuan Pemerintah Pusat.