Kalangan pengusaha merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait kemungkinan penerapan Work From Home (WFH) demi menghemat konsumsi BBM. Pernyataan Prabowo muncul di tengah lonjakan harga minyak dunia setelah pecahnya perang di Timur Tengah.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani mengatakan, dunia usaha memahami dinamika pasar energi global yang meningkatkan biaya energi dan logistik. Namun, Shinta meminta perlu ada pemetaan secara menyeluruh, termasuk dampak terhadap produktivitas dan keberlangsungan usaha. Ia juga menilai kebijakan seperti WFH tidak bisa diterapkan secara seragam di semua sektor. Banyak sektor riil seperti manufaktur, logistik, perdagangan hingga layanan tetap membutuhkan kehadiran fisik pekerja agar kegiatan produksi dan distribusi dapat berjalan.
