Pengusaha Ketar-ketir Pabrik Terancam Lumpuh Bulan Depan Gegara Perang

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memperingatkan bahwa aktivitas industri di Indonesia berpotensi terganggu bahkan terhenti pada Mei akibat gangguan rantai pasok global yang dipicu konflik di Timur Tengah. Kelangkaan bahan baku, khususnya yang berbasis impor seperti turunan minyak bumi, mulai dirasakan oleh berbagai sektor industri, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan keberlanjutan produksi pabrik.

Dampak gangguan pasokan ini meluas ke berbagai sektor, terutama industri makanan dan minuman yang sangat bergantung pada plastik sebagai bahan kemasan. Selain kelangkaan, harga bahan baku seperti plastik juga melonjak tajam hingga 60–70 persen, sehingga meningkatkan tekanan biaya produksi. Kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan harga barang di tingkat konsumen.

Di tengah tekanan tersebut, pelaku usaha berupaya menahan kenaikan harga dengan melakukan efisiensi internal karena daya beli masyarakat sedang melemah. Apindo juga mengingatkan risiko stagflasi jika harga terus naik sementara daya beli turun. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan pekerja serta kebijakan yang lebih fleksibel untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Search