Pengusaha Ingin RI Jadi Penentu Harga Kopi Dunia

Pengusaha mendorong Indonesia mengambil peran lebih besar dalam perdagangan kopi global, termasuk menjadi penentu harga. Gagasan itu sejalan dengan posisi Indonesia sebagai salah satu produsen kopi terbesar dunia. Saat ini, penentuan harga masih berkiblat ke Inggris sebagai pusat transaksi.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menilai Indonesia memiliki kelengkapan varietas kopi yang menjadi modal kuat untuk mendorong pusat perdagangan berada di dalam negeri, mulai dari arabika, robusta sampai kopi luwak. Dorongan tersebut juga didukung oleh meningkatnya permintaan kopi di pasar domestik. Menurutnya, kopi telah lama menjadi komoditas unggulan dan terus berkembang dari sisi produksi hingga ritel.

Anindya mengakui upaya supaya pasar perdagangan itu harganya ditetapkan oleh Indonesia tidak mudah karena selama ini penetapan harga berada di luar negeri. Namun, menurutnya, sebagai negara dengan basis produksi yang kuat, Indonesia layak memperjuangkan posisi tersebut. Selain nilai tambah perdagangan, sektor kopi juga dinilai menyerap banyak tenaga kerja dan sejalan dengan agenda hilirisasi pertanian yang tengah didorong pemerintah.

Search