Pengungsi di NTT kini mengalami kekurangan air bersih karena semua jaringan PAM rusak; pasokan sementara diupayakan lewat tangki yang dimasukkan ke hidran, sementara penyaluran air ke Nakegeo memaksa warga menempuh perjalanan tiga jam ke Bajawa. Pemerintah juga merencanakan penyediaan toilet mobil untuk memenuhi kebutuhan sanitasi.
Akses darat masih terbatas setelah longsoran menutup beberapa ruas jalan, meskipun satu jalan kabupaten baru terbuka dan pulau Palue yang sebelumnya terisolasi kini dapat menerima bantuan lewat helikopter; upaya membuka sisa empat‑lima ruas jalan terus dilanjutkan. Gempa susulan terus mengguncang wilayah, dengan lebih dari 3.000 gempa tercatat termasuk magnitudo 5,7 baru-baru ini; BNPB melaporkan total korban meninggal 71 orang dan telah mendistribusikan 165 ton bantuan melalui jalur darat sebagai moda utama.
