Pemerintah Kaji WFH & Potong Hari Kerja Untuk Hemat BBM, Begini Kata Ekonom

Pemerintah mengkaji opsi kerja dari rumah (WFH) dan pengurangan hari kerja sebagai langkah menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Wacana ini muncul sebagai antisipasi jika krisis energi global berdampak pada pasokan dan harga energi di dalam negeri. Opsi penghematan energi tersebut mendapat perhatian para ekonom. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai langkah tersebut bisa membantu menekan konsumsi BBM. Meski, kata dia, dampaknya masih terbatas. Menurut Josua, hingga saat ini kebijakan WFH dan pengurangan hari kerja masih sebatas kajian dan belum disertai angka resmi mengenai potensi penghematan energi. Josua menjelaskan, penerapan WFH kemungkinan paling terasa di kota besar karena dapat mengurangi perjalanan harian pegawai kantor serta kemacetan. Namun, kata dia, konsumsi energi nasional tidak hanya berasal dari mobilitas pekerja kantor. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan permintaan energi terbesar pada 2024 berasal dari sektor industri sebesar 45,94 persen. Sementara sektor transportasi mencapai 36,11 persen.

Search