Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menilai tren “rombongan jarang beli” (Rojali) dan “rombongan hanya nanya” (Rohana) sebagai respons wajar masyarakat terhadap situasi ekonomi yang belum stabil. Mahendra menyampaikan hal itu dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner OJK di Jakarta, Senin (4/8/2025). Menurut dia, konsumen kini cenderung menahan belanja dan bersikap lebih hati-hati karena kondisi ekonomi yang masih diliputi ketidakpastian. Ia mengatakan sikap konsumen ini tak jauh berbeda dari produsen atau investor. Semua mengambil posisi tunggu dan lihat. Mereka menunda keputusan sampai situasi terlihat lebih jelas, termasuk soal pengeluaran atau investasi. Meski begitu, OJK tetap optimistis. Ia memperkirakan pola konsumsi masyarakat akan pulih seiring membaiknya arah kebijakan ekonomi dan meredanya tekanan global.