Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan. Hal itu sejalan dengan keinginan Presiden RI Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat agar isu pangan menjadi perhatian utama pemerintah. Menurut Tito, Presiden Prabowo menaruh perhatian besar terhadap ketahanan pangan. Dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan bahwa program utama pemerintah adalah swasembada pangan. Ia menambahkan, komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan terlihat dari meningkatnya produksi beras nasional pada 2024–2025 sehingga stok di Perum Bulog mencapai lebih dari 4 juta ton.