Dewan Energi Nasional (DEN) mengungkapkan persiapan pemerintah menuju implementasi mandatori bensin dengan campuran bioetanol 5 persen atau E5. Program ini ditargetkan mulai diterapkan di beberapa daerah pada Juli 2026, bersamaan dengan rencana penerapan biodiesel 50 persen atau B50.
Anggota DEN Satya Widya Yudha menjelaskan bahwa pemerintah sedang mengidentifikasi kesiapan pabrik-pabrik etanol domestik agar mampu mendukung pasokan E5. DEN juga telah meninjau sejumlah pabrik bioetanol di Jawa Timur, termasuk ENERO di Mojokerto dan Molindo, untuk mendengar langsung rencana pengembangan industri serta hambatan yang dihadapi pelaku usaha.
Keterlibatan produsen lokal dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan mandatori E5. Pemerintah berharap hambatan produksi, regulasi, dan keekonomian bioetanol dapat segera diatasi sehingga pasokan etanol domestik siap mendukung peluncuran E5 sesuai target pada Juli 2026.
