Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pembentukan family office di Indonesia berpotensi menarik dana asing hingga US$500 miliar atau sekitar Rp8.900 triliun. Rencana ini akan dikembangkan melalui International Financial Center di Bali.
Luhut mengatakan Danantara sedang mempersiapkan forum internasional terkait family office yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juli 2026. Forum tersebut akan mengundang para pemilik modal besar dunia sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Luhut, pengembangan family office dapat memberikan dampak positif bagi pasar keuangan nasional, termasuk memperkuat pasar saham dan meningkatkan persepsi lembaga pemeringkat global terhadap Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa program ini tidak berkaitan dengan pemborosan APBN.
