KSSK Sebut Sistem Keuangan RI Terjaga Sepanjang 2025

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mengatakan kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan Indonesia tetap terjaga sepanjang 2025, di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, memasuki Januari 2026, volatilitas pasar keuangan global sempat meningkat, terutama akibat ketegangan perdagangan dan geopolitik. Purbaya menyebut perekonomian global masih menghadapi tantangan pada akhir 2025, dipengaruhi ketegangan perang dagang AS-China dan penurunan suku bunga Bank Sentral AS The Federal Reserves (The Fed) yang lebih agresif. The Fed memangkas Fed Funds Rate sebesar 50 basis poin pada triwulan IV/2025 ke kisaran 3,50-3,75 persen, seiring perlambatan ekonomi dan pelemahan pasar tenaga kerja AS.

Di tengah dinamika global tersebut, Purbaya memastikan perekonomian Indonesia tetap menunjukkan kinerja yang solid. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025 diperkirakan lebih tinggi, ditopang oleh kenaikan permintaan domestik, membaiknya keyakinan pelaku ekonomi, serta dukungan stimulus fiskal dan moneter. Pertumbuhan ekonomi keseluruhan 2025 diperkirakan berada di sekitar 5,2 persen. Sementara pada 2026, pertumbuhan ekonomi diperkirakan meningkat menjadi 5,4 persen ditopang kenaikan permintaan domestik, sejalan dengan berbagai sinergi kebijakan dari pemerintah dan lembaga anggota KSSK lainnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Search