Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono, yang baru saja dilantik pada 22 Juli 2026, mengaku bukan wewenang BGN untuk menghentikan program MBG.
“Saya kira itu bukan kritik, bukan renah kami untuk hentikan atau membubarkan BGN. Ya, makan bergizi adalah tender politiknya Presiden Prabowo,” ungkap Sudaryono.
Saat ini fokus BGN, kata Sudaryono, adalah memperbaiki tata kelola program yang sudah berjalan sejak 6 Januari 2026. Sudaryono mengakui bahwa BGN memang menghadapi berbagai masalah dalam pelaksanaan program MBG. Mulai dari penyelewengan, pelanggaran hukum, dan kurangnya transparansi kepada publik.
Namun beberapa masalah tersebut telah ditangani oleh aparat penegak hukum, serta dievaluasi secara menyeluruh oleh BGN bersama lembaga dan kementerian terkait.
