Kepala Bakom yang Agresif Malah Berpotensi Jadi Beban Politik Pemerintah

Pakar politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menilai gaya komunikasi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari yang dinilai agresif justru berpotensi memunculkan resistensi publik dan menjadi beban politik bagi pemerintah.

Ujang juga menilai gaya komunikasi yang dianggap terlalu agresif dapat memperbesar sentimen negatif terhadap Bakom, baik terhadap figur pimpinan maupun lembaganya. Karena itu, dia mendorong agar pola komunikasi pemerintah dievaluasi apabila memang dinilai publik terlalu konfrontatif.

Dia mengatakan “karena bagaimanapun Bakom itu corong pemerintah. Tentu kalau komunikasinya dianggap tidak bagus, dianggap tidak baik oleh publik, maka bisa menjadi beban bagi pemerintah itu sendiri.”

Search