Kedubes AS di Seluruh Timur Tengah Ditutup Imbas Meningkatnya Perang Lawan Iran

Kedutaan besar Amerika Serikat (AS) di seluruh Timur Tengah telah beralih ke keadaan darurat, mengeluarkan peringatan keamanan, menangguhkan layanan, dan mendesak warga Amerika untuk segera mengambil tindakan pencegahan. Keputusan ini seiring meningkatnya konflik antara AS, Israel, dan Iran. Di Arab Saudi, Kedutaan besar AS di Riyadh ditutup setelah drone Iran menyerang kompleks kedutaan, menyebabkan kerusakan kecil dan kebakaran kecil. Kedutaan membatalkan janji temu konsuler rutin dan darurat serta menyarankan warga Amerika di Riyadh, Jeddah, dan Dhahran untuk berlindung di tempat aman.

Kedutaan besar AS di Kota Kuwait menginstruksikan personel dan warga Amerika di negara itu untuk berlindung di dalam ruangan di tengah ancaman berkelanjutan dari aktivitas rudal dan pesawat tak berawak. Kedutaan Besar AS di Bahrain juga telah menangguhkan operasi normal. Di Qatar, tempat Kedutaan besar AS mengeluarkan panduan serupa, yang menyarankan warga Amerika untuk berlindung di tempat aman dan bersiap menghadapi potensi gangguan. Di Yordania, Kedutaan besar AS memperingatkan bahwa rudal, roket, atau drone dapat memasuki wilayah udara Yordania seiring dengan perkembangan konflik. Warga Amerika diimbau untuk tetap waspada dan bersiap mencari perlindungan jika sirene atau peringatan resmi dikeluarkan.

Kemudian, di Israel, di mana permusuhan terkait langsung dengan konfrontasi yang lebih luas dengan Iran, Kedutaan besar AS menyarankan warga Amerika untuk meninjau rencana keamanan pribadi mereka. Selain peringatan untuk masing-masing negara, Departemen Luar Negeri AS telah memperluas peringatan regionalnya, mendesak warga Amerika di beberapa negara Timur Tengah untuk mempertimbangkan evakuasi karena memburuknya lingkungan keamanan.

Search