Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin meluas dampak minimnya curah hujan di Tarakan dalam sebulan terakhir. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan, Yonsep menyebut sebanyak 21 titik kebakaran hutan dan lahan terjadi sepanjang bulan Agustus 2026, dengan total luas area terdampak mencapai 52,82 hektare.
Penyebaran titik api terkonsentrasi di empat wilayah rawan. Yakni di Kelurahan Pantai Amal, khususnya dekat kampus Universitas Borneo Tarakan dan area perumahan serta kawasan Juwata Kerikil, Pasir Putih, hingga area perbukitan antara Kampung Empat dan Kampung Enam.
