Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menemui sebanyak 6.500 anggota Garda Satya NKRI yang merupakan merupakan eks-anggota Jamaah Islamiyah (JI) asal Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY di Solo, Jawa Tengah, Minggu. Kapolri mengatakan para eks-anggota JI tersebut memiliki kesadaran untuk kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia mengatakan pertemuan dengan keluarga besar mantan pejuang Jamaah Islamiyah yang saat ini tergabung dalam Garda Satya NKRI tersebut juga dalam rangka tasyakuran Hari Ulang Tahun Kemerdekaan yang ke-81. Ia mengatakan para anggota Garda Satya NKRI juga siap berkontribusi dan siap menghadapi berbagai macam ancaman dan tantangan yang bisa membahayakan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sementara itu, Komandan Densus 88 Anti-teror Polri Irjen Sentot Prasetyo menyampaikan komitmen penuh kepolisian dalam mengawal proses reintegrasi sosial para mantan anggota JI agar kembali setia pada ideologi Pancasila. Hingga saat ini, kata dia, sebanyak 7.942 eks-anggota di 28 provinsi telah aktif mengikuti program pembinaan dan pelatihan kemandirian ekonomi yang difasilitasi oleh Polri bersama kementerian terkait.
