Korea Aerospace Industries (KAI) pada Kamis (11/6) menyatakan penyerahan satu purwarupa (prototype) jet tempur KF-21 kepada Indonesia tinggal menunggu penyelesaian mekanisme transfer. Team Leader International Business Development Asia Team 2 KAI Park Seonghee mengatakan kedua pemerintah telah mencapai kesepakatan untuk mentransfer satu pesawat purwarupa ke Indonesia. “Saat ini, kedua pemerintah sedang membahas mekanisme transfer tersebut, terutama terkait aspek teknologi dan jadwal pelaksanaannya,” kata Park di Sacheon, Korea Selatan.
Park menyampaikan program KF-21 telah dibahas sejak Presiden Prabowo Subianto masih menjabat Menteri Pertahanan RI dan terus menjadi bagian dari kerja sama strategis kedua negara. Pembahasan mengenai proyek tersebut juga berlangsung konstruktif saat Presiden Prabowo berkunjung ke Korea Selatan pada April lalu. Ia menambahkan bahwa sebagian besar syarat dan ketentuan kerja sama telah disepakati dan KAI berharap proses finalisasi kontrak dapat segera diselesaikan. Perusahaan dirgantara itu juga berharap bisa menyerahkan 16 unit pesawat tempur KF-21 kepada Indonesia pada tahap berikutnya sesuai kerja sama yang telah disepakati.
KF-21 dikembangkan sebagai pesawat tempur multirole untuk memenuhi kebutuhan operasi masa depan Angkatan Udara Korea Selatan (ROKAF). Program tersebut juga ditujukan untuk menggantikan armada pesawat tempur F-4 dan F-5 yang telah menua serta memperkuat kemampuan industri pertahanan dalam negeri Korea Selatan. Menurut KAI, pengiriman pertama pesawat KF-21 untuk ROKAF dijadwalkan mulai September 2026.
