Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan permintaan tambahan anggaran pada 2027 yang disampaikan sejumlah kementerian/lembaga (K/L) mencapai Rp984 triliun. Dia menegaskan tidak akan mengabulkan semua permintaan tambahan anggaran. Purbaya memastikan tambahan anggaran hanya diberikan kepada K/L yang layak dan memiliki program prioritas. Menurutnya, langkah ini dilakukan karena menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 dalam batas 1,80-2,40% dari produk domestik bruto (PDB), sesuai dengan rencana pemerintah.
Ketua Banggar Said Abdullah mengatakan, total usulan anggaran tambahan belanja K/L untuk tahun anggaran 2027 mencapai Rp984 triliun, dari pagu yang dirancang sebesar Rp1.389,94 triliun. Dengan catatan ini, maka total anggaran K/L bila disepakati pemerintah akan mencapai Rp2.373,94 triliun pada tahun depan, jauh lebih tinggi dari target pada 2026 sebesar Rp1.510,5 triliun.
