Direktorat Jenderal Pendidikan wilayah Makkah menetapkan sejumlah sekolah terpilih beralih dari pembelajaran tatap muka ke pembelajaran jarak jauh melalui platform digital, termasuk Madrasati, menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji. Kebijakan ini bertujuan menjaga keberlangsungan proses belajar siswa sekaligus mendukung persiapan kota dalam menghadapi peningkatan aktivitas dan mobilitas jamaah haji.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah Arab Saudi dalam pengelolaan kerumunan dan kelancaran lalu lintas, terutama di kawasan sekitar Masjidil Haram, jalur arteri utama, serta sekolah yang difungsikan sebagai pusat operasional layanan haji. Dinas Pendidikan Makkah memastikan koordinasi lintas sektor telah dilakukan, sekaligus menginstruksikan sekolah dan tenaga pendidik untuk mengawasi pelaksanaan pembelajaran daring agar pendidikan tetap berjalan optimal tanpa mengganggu pelayanan bagi jamaah haji.
