Melalui Forum Konsolidasi dan Diskusi Kebangsaan bertema “Merawat Persatuan, Menjaga Indonesia: Suara Pemuda di Tengah Krisis Global”, Bendahara Umum Presidium Nasional Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU), Tirta Gangga Listiawan menegaskan pentingnya penguatan literasi hukum dan politik untuk menjaga dan mencegah perpecahan di tengah dinamika geopolitik global.
Mahasiswa harus memahami substansi isu bukan sekedar mengikuti arus yang sedang viral. Literasi hukum dan politik adalah kunci agar tidak terjebak dalam narasi yang berpotensi memecah belah. Sementara itu, Koordinator Nasional BEM PTMAI, Yogi Syahputra Alaydrus, menekankan persatuan tidak boleh hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap nyata. Mahasiswa harus kritis namun tetap memahami tujuan kebijakan pemerintah. Koordinator Pusat BEM SI, Muzammil Ihsan menambahkan situasi global yang tidak menentu berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi dalam negeri. Muzammil juga menyoroti maraknya disinformasi di media sosial yang memicu perpecahan di kalangan mahasiswa.
