Iran menyatakan akan tetap menutup Selat Hormuz di tengah operasi militer melawan Amerika Serikat dan Israel. Ekonom pun memperkirakan harga minyak dunia bisa mencapai US$ 200 per barel. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Rabu (11/3) waktu setempat, memperingatkan dunia untuk memperkirakan harga minyak akan mencapai US$ 200 per barel karena jalur utama ekspor minyak, Selat Hormuz, tetap tertutup. Harga minyak telah naik seiring dengan berkecamuknya perang di Iran, tetapi mantan ekonom Dana Moneter Internasional atau IMF Olivier Blanchard mengatakan harga masih bisa naik lebih tinggi lagi.
