Iran Bakal Buka Selat Hormuz 30 Hari Usai Damai dengan AS

Iran dan Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah membahas pembukaan kembali Selat Hormuz sekitar 30 hari setelah tercapainya kesepakatan damai antara kedua negara. Dalam masa transisi tersebut, Iran akan melakukan pembersihan ranjau di kawasan selat agar jalur pelayaran internasional dapat kembali aman digunakan.

Selain membuka kembali akses pelayaran global, Iran juga disebut akan menghentikan pungutan biaya transit bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz. Kebijakan ini dinilai dapat meredakan ketegangan geopolitik sekaligus memperlancar distribusi energi dunia, mengingat sekitar 20% pasokan minyak global melewati jalur strategis tersebut.

Sebelumnya, AS dan Iran telah menyepakati gencatan senjata sementara sejak awal April dan akan memperpanjangnya selama 60 hari untuk mendukung negosiasi lanjutan terkait program nuklir Iran serta normalisasi hubungan kedua negara. Pasar global menyambut positif perkembangan ini karena berpotensi menurunkan risiko gangguan pasokan minyak dunia.

Search