Pemerintah Inggris akan mengerahkan kapal perang dan helikopter ke Siprus, seiring meningkatnya kekhawatiran atas dampak dari serangan mematikan AS-Israel terhadap Iran. Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan, mereka mengirimkan HMS Dragon ke Mediterania timur bersama dengan dua helikopter Wildcat. Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer mengatakan, negaranya berkomitmen terhadap keamanan Siprus dan personel militer Inggris yang ditempatkan di sana. Namun, Menteri Pertahanan Al Carns pada Rabu (4/3/2026) mengatakan, pengerahan kapal itu baru bisa dilakukan minggu depan mengganti sistem pertahannannya.
Sementara, Presiden Prancis Emmanuel Macron memerintahkan kapal induk bertenaga nuklir Prancis, Charles de Gaulle, untuk berpindah dari Laut Baltik ke Laut Mediterania. Ia mengatakan Charles de Gaulle akan dikawal oleh sayap udaranya dan fregat pengawalnya. Macron menambahkan bahwa jet tempur Rafale, sistem pertahanan udara, dan sistem radar udara telah dikerahkan selama beberapa jam terakhir di Timur Tengah. Pengumuman ini disampaikan sehari setelah Iran menargetkan pangkalan Angkatan Udara Inggris di Akrotiri, barat daya kota pesisir Limassol, Siprus.
Iran telah meluncurkan rudal dan drone ke beberapa negara di dan sekitar Timur Tengah sebagai tanggapan atas serangan AS dan Israel. Starmer awalnya menolak untuk terlibat dalam perang AS-Israel dengan Iran, tetapi kemudian menyetujui permintaan dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk menggunakan dua pangkalan militer Inggris. Pangkalan-pangkalan itu berada di Gloucestershire di Inggris bagian barat dan pangkalan Diego Garcia milik Inggris-AS di Samudra Hindia.
